Aksi Demo Massa Gabungan Aktivis dan Masyarakat OKU Peduli Jalan Negara Berlangsung Hingga Malam Hari

Halokantinews.com.Baturaja OKU – Bertempat di area depan Gedung Olahraga Baturaja, Gabungan Aktivis dan Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan yang tergabung dalam Masyarakat OKU Peduli Jalan Negara mengadakan Aksi Damai terkait Angkutan Batubara yang melintas di Jalan Umum lintas Tengah Sumatera di Kabupaten OKU yang diduga menjadi penyebab rusaknya jalan.

Aksi tersebut dikabarkan berlanjut hingga malam hari ini, bahkan setiap mobil dum truck yang melintas didepan Gedung Olahraga Baturaja tidak satupun yang luput dari pantauan dan pemeriksaan dari peserta aksi demo tersebut.

Menurut Koordinator Aksi Masyarakat Peduli Jalan Negara di Baturaja OKU, Evan Darlevi

“Sesuai dengan janji kita dan kawan-kawan serta masyarakat OKU ini, kita akan terus melakukan aksi damai selama 4 (empat) hari berturut-turut bahkan kita terus tetap berjaga-jaga hingga malam hari jangan sampai ada Kendaraan Truck Angkutan Batubara yang lewat, sebab mobilisasi kendaraan Truck yang bermuatan Batubara ini diduga telah mengakibatkan jalan lintas Tengah Sumatera di Kabupaten OKU ini menjadi rusak parah, kalau ada mobil angkutan Batubara yang melintas kita stop dan kita suruh putar balik, ujarnya, namun dari pantauan kawan-kawan peserta aksi, hingga malam ini belum ada satupun mobil Truck angkutan Batubara yang melintas setelah aksi demo kita sore tadi, yang ada hanya mobil angkutan sawit yang lewat,” terangnya.

Sebelumnya, Sore hari sekira pukul 15.00 WIB para peserta aksi yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Jalan Negara di OKU telah berorasi, mereka menuntut armada – armada Truck Angkutan Batubara yang melintas dijalan umum agar Pemerintah Sumatera Selatan memanggil perusahaan tambang dan tranportasi diwilayah Kabupaten OKU agar bertanggung jawab terhadap kerusakan jalan yang setiap hari mereka lintasi.

Baca Juga :  SMKN 1 Kayuangug "Is The Best" Juara LKS dan O2SN Tingkat Provinsi Sumsel 2023

Disampaikan Evan Darlevi selaku Koordinator Aksi mengatakan, bahwa Aksi demo ini bertujuan agar Pemerintah lebih peka terhadap keluhan masyarakat terkait armada – armada angkutan Batubara yang setiap hari melintas dijalan umum Lintas Tengah Sumatera terutama di wilayah Kabupaten OKU.

“Kami disini menyampaikan dan mencurahkan semua keluhan masyarakat khususnya para pengguna jalan di Kabupaten OKU yang resah terkait Angkutan Batubara yang setiap hari melintas dijalan umum dan yang beroperasi di Kabupaten OKU, kami meminta kepada Pemerintah Sumatera Selatan jangan terkesan tutup mata terkait permasalahan Angkutan Batubara ini,” teriak Evan Darlevi selaku koordinator aksi dengan lantang.

Lebih lanjut dikatakannya terkait armada – armada batubara yang bebas melintas di jalan negara di Kabupaten OKU yang diduga penyebab kerusakan jalan negara selama ini, mengingat jalan ini selalu dilintasi dan dijadikan akses pengangkutan batubara dari pagi , siang , malam dan hingga pagi dini hari.

“Bebasnya armada angkutan Batubara yang melintas di jalan negara di Kabupaten OKU menjadi pertanyaan besar, ada apa?.Jalan Negara ini dibangun oleh Pemerintah Pusat untuk kenyamanan masyarakat dijalan raya bukan sebaliknya dijadikan akses untuk armada angkutan Batubara,” ungkap Evan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *