Mencekam !!! Pernyataan Sikap Warga Sungai Sodong Pasca Dilakukannya Replanting Oleh PT SWA Dilahan 633

Masyarakat Sungai Sodong Tegaskan Bukan Pelaku Penembakan Pekerja Kebun PT SWA

Halokantinews.com.OKI – Konflik lahan berkepanjangan antara Masyarakat Desa Sungai Sodong Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI dengan pihak PT Sumber Wangi Alam (SWA) sejak tahun 1996-1997 hingga saat ini belum juga kunjung selesai.

Bahkan beredar Video berdurasi 03 menit 05 detik Masyarakat Desa Sungai Sodong melalui perwakilannya menyampaikan orasi dan membantah tuduhan dari PT SWA yang diduga menuding warga Desa Sungai Sodong yang melakukan penembakan terhadap pekerja kebun di lahan 633 beberapa waktu lalu.

Sembari berkumpul di area lahan yang disengketakan, warga Desa Sungai Sodong menyampaikan orasinya yang diwakilkan oleh dua orang, Senin (27/05/2024).

Dikatakan oleh orang yang di tua-tuakan masyarakat Sungai Sodong dalam orasinya menyampaikan, terlebih dahulu menyampaikan rasa hormat kepada Kapolres OKI dan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).

“Saya mewakili masyarakat Sungai Sodong untuk menyampaikan kata-kata baik atau tidaknya. Harapan masyarakat terhadap perusahaan, kalau sekali ini masyarakat tidak bertindak, namun jangan terulang lagi,” ungkapnya.

Lanjutnya, masyarakat sudah cukup kesabaran, karena mereka merasa tidak bersalah dan pribumi.

“Kami sudah berurusan berulang-ulang kali dan sudah menyampaikan kepada 2 orang presiden yakni mulai dari SBY dan Jokowi. Jadi kami masyarakat cukup menyadari, berfikir jangan terlalu ceroboh PT itu,” ujarnya.

Bukan masyarakat ini buyan (bodoh), hanya saja masyarakat ini takut masalahnya,

“Namun kini kami tidak ada takut lagi, berpikirlah, “tegasnya.

Masyarakat menilai bahwa PT ini seperti Hukum Rimba saja, hukum lintah darat “Hak Orang Hak Dia”, Kurang ajar PT ini, tandasnya.

Masyarakat Sungai Sodong Tegaskan Tidak Ada yang Menembak Pekerja PT SWA, Itu HOAX Bahkan Justru Sebaliknya Pihak PT SWA yang Melakukan Penembakan

Baca Juga :  Ketua Ikatan Doktor Ilmu Hukum UNSRI Peby Anggi Pratama, Hadiri Workshop di CMU Thailand

Disampaikan oleh warga lainnya bahwa “Kalau ada aksi tembak-tembakan semalam itu warga yang nembak, itu HOAX !!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *