Investasi Bodong Aplikasi Snapboost Memakan 700 Korban Hingga Rugikan Rp2 Miliar

Banten, Hukum, Peristiwa, Polri184 Dilihat

Halokantinews.com.Tangerang.Banten – Dunia investasi digital kembali diguncang dugaan skandal Aplikasi Snapboost yang menjanjikan keuntungan instan melalui tugas sederhana di media sosial, dimana pelaku diduga kuat melakukan praktik investasi bodong. Hingga saat ini, jumlah korban diperkirakan telah melampaui 700 orang dengan total kerugian materi ditaksir mencapai lebih dari Rp2 miliar.

​Kasus ini mulai meledak ke publik setelah ratusan pengguna melaporkan kegagalan sistem saat melakukan penarikan dana (withdraw). Gelombang protes pun tak terbendung dari para anggota yang merasa terjebak dalam skema penipuan berkedok ekonomi kreatif.

​Aplikasi Snapboost menjaring korbannya dengan iming-iming imbal hasil yang sangat menggiurkan namun tidak masuk akal. Para pengguna diwajibkan menyetorkan sejumlah uang (deposit) untuk mengaktifkan status keanggotaan.

​Tugas yang diberikan relatif sangat ringan, yakni:
• ​Membuka aplikasi setiap hari.
• ​Memberikan tanda suka (like) pada konten media sosial tertentu.
• ​Mendapatkan imbal hasil sekitar 1,8% per hari dari nilai aset yang didepositkan.

​Agnes Loupati (AL) salah satu korban asal Tangerang, mengungkapkan bahwa awalnya pembayaran berjalan lancar untuk memancing kepercayaan anggota. Namun, kini sistem terkunci total.

Baca Juga :  Mencekam !!! Pernyataan Sikap Warga Sungai Sodong Pasca Dilakukannya Replanting Oleh PT SWA Dilahan 633