APBD OKI Perubahan 2023 Mengalami Kenaikan Sebesar 552 Miliar Rupiah

(3). Belanja Tidak Terduga mengalami penurunan dari 9 Miliar 152 Juta menjadi 9 Miliar 42 Juta, mengalami penurunan sebesar 110 Juta, terdiri dari Belanja tidak terduga.

(4). Belanja Transfer yang semula 427 Miliar 377 Juta menjadi 447 Miliar 513 Juta terdiri dari Belanja bagi hasil dan Belanja bantuan keuangan.

Pembiayaan Daerah Kabupaten OKI meliputi penerimaan Pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Penerimaan Pembiayaan mengalami penurunan sebesar 254.433 Juta Rupiah dari 62 Miliar 106 Juta menjadi 61 Miliar 851 Juta berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SILPA) dan Penerimaan kembali pemberian pinjaman daerah. Pengeluaran Pembiayaan Kabupaten OKI sebesar 7 Miliar 549 Juta meliputi penyertaan modal daerah.

Dalam Rapat Paripurna terkait Laporan Badan Anggaran, Permintaan Persetujuan dan Pendapat Akhir Bupati tentang Pembahasan KUA- PPAS tahun 2024,  Bupati Iskandar menyampaikan Terima Kasih kepada Para Pihak yang telah bersinergi dengan baik.

“Kesepakatan ini merupakan tanggung jawab dalam menyampaikan APBD yang efektif dan efisien karena dewasa kini,  perkembangan zaman menuntut kita untuk mampu memberikan pelayanan yang cepat dan prima”, ucapnya.

Ia menambahkan perlu pembahasan yang prima atas masukan anggota dewan yang terhormat untuk implementasi yang lebih baik lagi. Acara diakhiri dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kepala Daerah dalam hal ini Bupati OKI bersama dengan Pimpinan DPRD OKI Ketua beserta para Wakil Ketua DPRD OKI.(Red/Kominfo)

 

Baca Juga :  Pemkab OKI Apresiasi Perusahaan Mitra Bantu Tekan Inflasi