Tak Mampu Menanjak, Mobil Bermuatan Sawit Terguling Di Jembatan Kayuagung

OKI, Peristiwa154 Dilihat

Halokantinews.com.OKI – Mobil Truk dengan Nomor Polisi BG 8076 MO bermuatan buah sawit yang dikendarai Eka (50) warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin terguling di kuku Jembatan Kayuagung. Tak ayal selain mobil truk bermuatan sawit tersebut terguling, buah sawit yang ada didalam mobil truk juga keluar dari bak mobil sehingga membuat jalanan dipenuhi sawit dan menuai kemacetan lalulintas. Kejadian yang terjadi sekira pukul 11.00 WIB tersebut diduga selain mobil tidak laik jalan juga muatan sawit kelebihan tonase. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa namun sang Sopir (Eka) mengalami sesak dada dibagian sebelah kanan, Rabu (30/08/2023).

Informasi yang berhasil dihimpun awak media ini, menurut salah satu warga yang melihat kejadian, sebut saja Tholib (51), saat itu dirinya sedang memarkirkan motornya di pangkal Jembatan Kayuagung di wilayah Kelurahan Cintaraja. Dirinya melihat mobil truk bermuatan sawit melaju dari arah pangkal Jembatan Kayuagung melaju naik ke Jembatan Kayuagung, namun baru dipertengahan tanjakan di kuku jembatan Kayuagung sekitar 15 meteran, tiba-tiba mobil truk bermuatan sawit tersebut mundur dan terguling kuku jembatan beraspal, tak ayal, selain mobil terguling atau terbalik, buah sawit berserakan kejalan sehingga mengakibatkan kemacetan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Hasil wawancara awak media ini terhadap sopir truk yang mobilnya terguling bersama buah sawit yang dibawanya sebut saja Eka mengatakan, dirinya bersama rekannya berasal dari Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin membawa buah sawit milik pak Bram begitu juga mobil truk itu kepunyaan pak Bram dengan tujuan ke PT Kelantan yang ada di arah Sepucuk Kayuagung, terangnya sambil memegang dadanya sebelah kanan seperti menahan sakit.

Baca Juga :  Penjabat Bupati OKI Kenalkan Empat Inovasi Kendalikan Inflasi

Ketika ditanya salah satu anggota Satlantas Polres OKI mengenai identitas diri (KTP), SIM, surat kepemilikan mobil (STNK/BPKB) atau surat lainnya sehubungan dengan profesinya, ternyata tidak satupun yang dimaksud dapat diperlihatkan oleh oknum sopir truk tersebut, bahkan terlihat Nopol Kendaraan keduanya sepertinya sudah habis masa berlaku pajak kendaraan nya bahkan sepertinya mobil tersebut sudah tidak laik pakai atau tidak laik untuk dioperasionalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *