Halokantinews.com.OKI – Midang Bebuke Morge Siwe yang diikuti oleh 11 kelurahan dalam Wilayah Kecamatan Kayuagung, dimana dihari pertama (Lebaran ke 3) diikuti oleh Kelurahan Sukadana, Paku, Mangunjaya, Cintaraja, Sidakersa dan Kelurahan Jua-jua dan dihari Kedua (Lebaran ke 4) diikuti oleh Kelurahan Kayuagung Asli, Perigi, Kutaraya, Kedaton dan Kelurahan Tanjung Rancing telah usai dilaksanakan dengan meriah dan disaksikan oleh ribuan masyarakat baik dari dalam Kecamatan Kayuagung dan masyarakat OKI bahkan dari wilayah Provinsi Sumsel maupun dari luar provinsi.

Kegiatan Pelestarian Budaya Midang Bebuke yang telah mendapat Pengakuan dan Penghargaan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini juga disaksikan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati (Muchendi Mahzareki – Supriyanto), Ketua Tim Penggerak PKK OKI, Sekda OKI dan jajaran Pemkab OKI yang sempat hadir, bahkan di saksikan juga oleh Sekda Provinsi Sumsel H Edward Chandra.
Atas antusiasnya peserta Midang Bebuke tahun 2026 ini Bupati OKI memberikan Piagam Penghargaan berupa Sertifikat dan Piala serta uang pembinaan sebesar Rp.1.000.000,- (Satu juta rupiah) untuk setiap kelurahan peserta Midang Bebuke.

Lurah Kutaraya Ucapkan Terimakasih Atas Penghargaan yang Diberikan Bupati OKI
Atas penghargaan dan apresiasi dari Bupati OKI tersebut, Lurah Kelurahan Kutaraya, Bomantara mewakili seluruh peserta Midang Bebuke menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati OKI melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata OKI yang telah memberikan Sertifikat dan Piala Penghargaan serta Uang Pembinaan untuk Peserta Midang Bebuke bagi Kelurahan Kutaraya
“Terimakasih pak Bupati OKI yang telah memberikan Sertifikat dan Piala Penghargaan serta Uang Pembinaan untuk Peserta Midang Kelurahan Kutaraya,” ungkapnya, Selasa (24/3/2026).






















