Kadishub OKI Tegaskan Batas Waktu Operasional Speedboat Di Kayuagung Tetap Sesuai Hasil Kesepakatan

Ada juga komen dari Kelana Dewi “Memang serba salah, Disisi lain buat hiburan
Momen 1 tahun sekali
Kasian buat yg daerah jauh2 pengen nyari hiburan.Disisi lain itu td buat jaga2 adanya kecelakaan dan sebagainya. Jujur buat saya pribadi takut naik speed boot kr dak biso berenang tp kalau nonton seneng dan ikut merasakan bangga bahwa di daerah kita ada hiburan ini.
Apalagi yg jauh2 merantau sengaja pulang kampung dan bawa orang dari daerah lain ut menyaksikan hiburan ini. Ya …sebenarnya segala sesuatu itu sdh ada yg mengatur namun mereka hanya ber usaha ut mencegah saja jgn sampai terjadi.
Hanya sekilas ulasan saja min.. Tdk bisa bertindak lebih lanjut karna kita rakyat biasa tidak punya kuasa. Wassalam Mohon maaf lahir dan batin. Ujarnya.

Iadaroyani Giani juga berkomentar “Kl dulu sanpai jam 6.lg masih. jaman aku gadis.kl pun nak ngubah waktu kedisiplinan. demi keamanan waktu jam 5 itu sdh paslah menurutku …atau 5..30
Karna jam lagi buming jam 4. Lewat itu lg oncak2 nyo ladas sebab jam itu ..panas cuaca sdh bekurang,”ujarnya.

Ada juga yang komen terkait tarif naik speedboat nya, seperti yang disampaikan oleh akun Miko Pryuda “Naek haji nian tukang speed itu,, siang 20rbu,, man lah jam 3 an mainannyo utasan,, mano plk 200 seutass gilo minn naik hajii barang be omongkee,, laju hilang hiburan Kayuagung nii bukan nyo apo apo min, hiburani setahun sekali,” tandasnya.

Diposting Kayuagung Lipp lainnya juga Muda mudi minta agar disampaikan dengan Pak Kapolres OKI supaya tidak dibubarkan jam 4 sore melainkan jam 5 sore saja jadilah, bahkan muda mudi mau demo ke Polres OKI atas situasi yang ada dilapangan terkait waktu hiburan Wisata Air di Sungai Komering Kayuagung yang dibatasi hanya pukul 16:00 WIB tersebut.

Baca Juga :  Kabupaten OKI Dipercaya Jadi Tuan Rumah Liga Futsal Nusantara Regional Sumsel

Juga dalam postingan tersebut terkuak tarif naik speedboat perkeliling (per utas) hingga Rp.250 ribu per utasnya.

Selain itu, Lukman masyarakat Kayuagung merasa kecewa hiburan Speedboat dibubarkan pukul 4 sore apalagi biaya naik speedboat keliling dari Rp.100 ribu hingga Rp.250 ribu per utasnya

“Coba bayangkan, hanya lebih kurang 5 menit keliling naik speedboat itu Rp100 hingga Rp200 ribu, kalau banyak duit iya tidak masalah, kalau tidak, ya hanya termenung melihat orang lain bergembira diatas speedboat, ya baiknya tarif atau biaya naik speedboat itu ditetapkan, sehingga masyarakat bisa menjangkau biayanya,” harapnya.

Dari informasi dan pantauan awak media ini dilapangan, pada hari lebaran (Hari Raya Idhul Fitri) pertama, waktu Wisata Air bubar hingga hampir pukul 18:00 WIB dan tarif naik speedboat perkeliling hanya berkisar antara Rp.100 ribu hingga Rp.150 ribu per utasnya.

Dihari kedua lebaran (Minggu/22/3/2026) waktu hiburan Wisata Air dibubarkan pukul 16:00 WIB dan tarif naik speedboat perkeliling yang kalau dihitung dengan waktu normal hanya berkisar paling lama 5 menit tersebut dari Rp.100 ribu dibawah pukul 15:00 WIB dan diatas pukul 3 sore tersebut tarif naik secara drastis mulai Rp.150 ribu bahkan sampai Rp 250 ribu per utasnya.

Terkait hal tersebut masyarakat berharap tradisi turun temurun naik perahu ketek atau speedboat di Sungai Komering Kayuagung yang kini menjadi salah satu destinasi Wisata Air di Kayuagung kiranya ditutup atau dibubarkan pukul 17:00 WIB atau pukul 5 sore dan tarif bisa normal.

Apalagi Moment di Hari Lebaran ke 3 dan ke 4 di Kayuagung yang ada Tradisi Midang Bebuke hingga sampai pukul 4 sore. Tentunya seperti ditahun sebelumnya peserta Midang Bebuke ingin merasakan naik speedboat atau perahu ketek keliling Sungai Komering Kayuagung guna melepas lelah dan hiburan Wisata Air, tentunya hal tersebut sangat dinantikan dan alangkah kecewanya jika hiburan Wisata Air di Sungai Komering Kayuagung jika ditutup atau dibubarkan pukul 16:00 WIB tersebut. (Aliaman/Red)