Kontroversi Lomba Bidar Melawan Arah Arus Di Kayuagung Sukses 

“Budaya ini harus dilestarikan, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya

Pada kesempatan tersebut juga Muchendi mengingatkan agar kemeriahan tidak meninggalkan persoalan baru.

“Setiap acara pasti menghasilkan sampah. Setelah lomba selesai, lingkungan harus kembali bersih,” tegasnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga OKI Muhammad Amin, menyebut lomba bidar menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di kabupaten itu.

“Juara pertama Tim Bidar Desa Lubuk Dalam mendapat trofi dan uang pembinaan Rp10 juta, juara kedua Tim Bidar Desa Tanjung Menang mendapat trofi dan uang pembinaan Rp7 juta, juara ketiga tim Bidar Kelurahan Jua-jua mendapat trofi dan uang pembinaan Rp5 juta, dan juara empat Tim Bidar Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Kayuagung memperoleh trofi dan uang pembinaan sebesar Rp3 juta,” ungkapnya.

Berikut pertandingan Bidar pada Perdelapan final Lomba Bidar Tradisional di Kayuagung

1. Tim Bidar Kelurahan Sukadana Vs Desa Tanjung Lubuk dimenangkan Tim Bidar Desa Tanjung Lubuk
2. Tim Bidar Desa Tanjung Menang Vs Desa Banding Anyar dimenangkan Tim Bidar Desa Tanjung Menang
3. Tim Bidar Kelurahan Jua-jua Vs Kelurahan Perigi Dimenangkan Tim Bidar Kelurahan Jua-jua
4. Tim Bidar Desa Tanjung Serang Vs Desa Lubuk Dalam dimenangkan Tim Bidar Desa Lubuk Dalam.

Pada Perempat Final
1. Tim Bidar Desa Tanjung Lubuk Vs Desa Tanjung Menang dimenangkan Tim Bidar Tanjung Menang
2. Tim Bidar Kelurahan Jua-jua Vs Desa Lubuk Dalam dimenangkan Tim Bidar Desa Lubuk Dalam

Pada Final
1. Tim Bidar Desa Tanjung Menang Vs Desa Lubuk Dalam Dimenangkan Tim Bidar Desa Lubuk Dalam (Juara Satu)
2. Tim Bidar Kelurahan Jua-jua Vs Desa Tanjung Lubuk dimenangkan Tim Bidar Kelurahan Jua-jua (Juara Tiga). (Aliaman)

Baca Juga :  Tiga Sahabat IWO Indonesia Didakwa Lakukan Pemerasan, Ketum IWO Indonesia Langsung Turun Tangan Ke PN Prabumulih Berikan Advokasi