Halokantinews.com.OKI – Rehabilitasi Lapangan Tenis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) yang bersumber dari dana APBD OKI tahun 2025 dengan alokasi dana sebesar Rp 496.500.000 ditengah Defisit Anggaran dan efisien anggaran menuai kritikan dan dinilai sarat kepentingan karena minim manfaat bagi masyarakat alias mubazir.
Meskipun telah direhabilitasi dengan anggaran yang cukup besar, namun lapangan tenis tersebut minim aktivitas dan tampak sepi dan sepertinya kurang bermanfaat. Ditambah dengan kondisi pagar kawat besi yang mulai berkarat bahkan pintu masuk ke lapangan tenis tersebut terlihat di gembok dan engsel pagar pintu masuk sudah lepas dan terlihat dililit dengan kawat serta diikat dengan tali karet ban. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas dan perencanaan proyek rehabilitasi tersebut.
Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat, yang berharap lapangan tenis tersebut dapat menjadi sarana olahraga yang aktif dan bermanfaat bagi warga OKI. Jarangnya masyarakat yang menggunakan lapangan tenis ini juga menimbulkan dugaan bahwa kebutuhan dan minat masyarakat terhadap fasilitas olahraga tersebut kurang dipertimbangkan dalam perencanaan proyek.
Hasil Konfirmasi dengan PPTK Proyek Rehabilitasi Lapangan Tenis Pemkab OKI
Terkait hal tersebut, PPTK Proyek Rehabilitasi Lapangan Tenis Pemkab OKI, Guntur saat dikonfirmasi awak media ini melalui Kontak WhatsApp beberapa waktu lalu menjelaskan






















