Mari Saksikan dan Lestarikan Midang Bebuke Kayuagung Dengan Destinasi Wisata Air Turun Temurun

Tujuannya sebagai sarana pelestarian budaya, ajang pengenalan pakaian adat perkawinan Mabang Handak (Burung Putih) serta pakaian tradisional harian masyarakat adat Kayuagung.

Daya Tarik Midang Bebuke ini memang tidak diragukan lagi, bahkan warga Kayuagung yang ada di perantauan rela untuk meluangkan waktu dan bekorban ekonomi untuk melihat Midang Bebuke ini. Dimana para peserta arak-arakan menggunakan pakaian adat pengantin yang megah sambil berjalan di sepanjang pinggir Sungai Komering, diiringi Musik Tanjidor.

Bahkan Warisan Budaya Midang telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Tradisi ini terus berkembang dan menjadi salah satu agenda pariwisata tahunan utama di Kabupaten OKI yang menarik banyak pengunjung.

Rangkaian Midang Bebuke Morge Siwe ini kurang lah meriah jika tidak menikmati Naik Speed Boat atau Perahu Stempel atau Perahu Ketek Keliling Sungai Komering Kayuagung.

Harapan masyarakat Kayuagung dan sekitarnya berharap Midang Bebuke dan tradisi naik speedboat sebagai destinasi wisata air di Sungai Komering Kayuagung ini sebagai warisan turun temurun dapat tetap lestari. (Aliaman)

Baca Juga :  Purna Tugas Masa Jabatannya, Bupati OKI Kembalikan Seluruh Aset Kendaraan Dinas