Polda Sumsel Tangkap Terduga Mafia Pupuk Bersubsidi Jenis UREA dan NPK PHONSKA Di Kabupaten OKI

Halokantinews.com.OKI.Palembang – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Polda Sumsel berhasil membongkar praktik mafia pupuk bersubsidi jenis UREA dan NPK PHONSKA hasil dari laporan masyarakat yang selama ini diduga menjadi biang kelangkaan dan mahalnya pupuk di tingkat petani.

Pengungkapan pertama dilakukan pada 19 Januari 2026 dg modus kerjasama antara oknum kelompok tani dan penampung, dan

Pengungkapan Kedua para tanggal 27 Januari 2026 dengan modus pengambilan pupuk bersubsidi dari provinsi Lampung untuk dikirim ke Jambi

Dalam dua operasi terpisah, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel menangkap delapan orang pelaku penyalahgunaan pupuk subsidi.

Delapan tersangka tersebut diamankan dari dua kasus berbeda yang melibatkan peredaran pupuk subsidi ilegal lintas daerah hingga praktik jual beli di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pengungkapan kasus pertama menyeret 7 (tujuh) orang tersangka berinisial T.I.N (28), SR (31), AH (38), JI (58), H (58), AS (38), dan AA (58). Mereka ditangkap pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di Desa Batin Mulya, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Ilir.

Dari para pelaku, polisi menyita barang bukti dalam jumlah besar, yakni 60 karung (3 ton) pupuk subsidi jenis NPK Phonska, 40 karung (2 ton) pupuk Urea, satu unit mobil, STNK, BPKB, rekening koran, serta tujuh unit telepon genggam.

Sementara pada pengungkapan kasus kedua, seorang tersangka berinisial H (36) yang merupakan sopir ditangkap di Jalan Mayjen Ryacudu, Palembang, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Polisi mengamankan 180 karung (9 ton) Pupuk subsidi jenis NPK Phonska, satu unit kendaraan, STNK, dan satu unit ponsel.

Kapolda Sumsel melalui Direktur Reskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Doni Satria Sembiring saat press release di Mapolda Sumsel menegaskan, kasus pertama merupakan praktik penjualan pupuk subsidi secara bertingkat yang merugikan petani.

Baca Juga :  Umat Hindu Hadiri Safari Ramadan Bupati OKI