Masyarakat Kayuagung OKI Keluhkan Tarif Naik Speed Boat Per 5 Menit Rp250 Ribu dan Waktu Bubar Jam 4 Sore

Halokantinews.com.OKI – Masyarakat Kabupaten OKI khususnya Masyarakat Kayuagung yang biasa menikmati hiburan naik speedboat atau perahu ketek keliling Sungai Komering Kayuagung di Jalur Wisata Air Sungai Komering Kayuagung di Hari Raya Idhul Fitri mengeluhkan tarif naik speedboat dari Rp.100 ribu hingga Rp.250 ribu per keliling yang hitungan jamnya paling lama 5 (Lima) menit. Selain itu waktu beroperasinya Wisata Air tersebut dibatasi dari Pagi hari hingga sore hari pukul 16:00 WIB atau pukul 4 sore.

Hal tersebut membuat masyarakat Kayuagung maupun masyarakat yang menikmati hiburan Wisata Air di Sungai Komering Kayuagung mengeluh dan meminta kepada Bupati OKI maupun Dishub OKI agar mengevaluasi waktu yang ditentukan dan juga tarif naik speedboat ditentukan jangan sampai begitu mencekik.

Keluhan masyarakat akan hal inipun muncul di beranda akun media sosial Facebook Kayuagung Lipp yang ditanggapi dengan berbagai komentar.

Seperti tanggapan Awie Edward yang menyampaikan
“tlg koreksi lagi pak bupati dan dishub, jgn terlalu bnyak aturan terkadang uong dari jauh sengajo nk naik speed, barulh teduduk lh d bubarkn, minimal jam 5 jgn jam 4..”.

Begitu juga dengan Aenz Nate Jaye mengatakan
“Tiap tahun masyarakat ngeluh dak di denger pemerintah dan aparat Samo pemimpin tertinggi nie yg k3x lebaran termasuk lebaran haji lupo apo tugas pemerintah membuat masyarakat senang dan nyaman tahu alasan biar dak macet takut Ado kecelakaan speed yg tahun2 sudah apo Ado korban nuntut ke pemerintah atau aparat katek ku raso cma kamu di report ke be . Bukan kah lah jadi tugas kamu Tim SAR dishub atau kepolisian. Untuk mengaturnyo dan mengawalnyo. Tolong jgn di kebiri tradisi kami yg hanya setahun 2x pas lebaran be,” komennya.

Baca Juga :  Sekda Minta Pengurus KORPRI OKI Jadi Teladan ASN

Ada juga komen dari Kelana Dewi “Memang serba salah, Disisi lain buat hiburan
Momen 1 tahun sekali
Kasian buat yg daerah jauh2 pengen nyari hiburan.Disisi lain itu td buat jaga2 adanya kecelakaan dan sebagainya. Jujur buat saya pribadi takut naik speed boot kr dak biso berenang tp kalau nonton seneng dan ikut merasakan bangga bahwa di daerah kita ada hiburan ini.
Apalagi yg jauh2 merantau sengaja pulang kampung dan bawa orang dari daerah lain ut menyaksikan hiburan ini. Ya …sebenarnya segala sesuatu itu sdh ada yg mengatur namun mereka hanya ber usaha ut mencegah saja jgn sampai terjadi.
Hanya sekilas ulasan saja min.. Tdk bisa bertindak lebih lanjut karna kita rakyat biasa tidak punya kuasa. Wassalam Mohon maaf lahir dan batin. Ujarnya.

Iadaroyani Giani juga berkomentar “Kl dulu sanpai jam 6.lg masih. jaman aku gadis.kl pun nak ngubah waktu kedisiplinan. demi keamanan waktu jam 5 itu sdh paslah menurutku …atau 5..30
Karna jam lagi buming jam 4. Lewat itu lg oncak2 nyo ladas sebab jam itu ..panas cuaca sdh bekurang,”ujarnya.

Ada juga yang komen terkait tarif naik speedboat nya, seperti yang disampaikan oleh akun Miko Pryuda “Naek haji nian tukang speed itu,, siang 20rbu,, man lah jam 3 an mainannyo utasan,, mano plk 200 seutass gilo minn naik hajii barang be omongkee,, laju hilang hiburan Kayuagung nii bukan nyo apo apo min, hiburani setahun sekali,” tandasnya.