PWDPI DKI Jakarta Meriahkan Festival Hari Ibu 2024 Di Kota Tua


Simbol Penghormatan: Cuci Kaki Ibu
Puncak acara Festival Hari Ibu 2024 adalah kegiatan cuci kaki ibu. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan dan apresiasi kepada para ibu yang telah berjuang dan mengabdi untuk keluarga dan bangsa. Pejabat dan pelajar berpartisipasi dalam kegiatan ini, menunjukkan rasa hormat dan kasih sayang kepada para ibu.

Dukungan dan Motivasi untuk Perempuan Indonesia
Fahira Idris, Anggota DPD RI Dapil Provinsi Daerah Khusus Jakarta, hadir dalam Festival Hari Ibu 2024. Ia membuka acara dan menyaksikan langsung proses cuci kaki ibu, sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu di sekitar Kota Tua Jakarta.

Dalam sambutannya, Fahira Idris menyampaikan pesan penting tentang menghormati dan menyayangi ibu. Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa dan mendorong agar kegiatan cuci kaki ibu terus dipromosikan dan diimplementasikan di berbagai daerah.

Kolaborasi Organisasi Suksesnya Kegiatan Festival Hari Ibu 2024

Festival Hari Ibu 2024 merupakan hasil kolaborasi dari berbagai organisasi, antara lain:
– Karang Taruna DKI Jakarta
– Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) DKI Jakarta
– DPW IPJI DKI Jakarta
– DPW PWDPI DKI Jakarta
– Komunitas Kota Tua Jakarta
– Pokja Wartawan Kota Tua Jakarta
– Himpunan Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia

Kolaborasi ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap peran perempuan dalam membangun bangsa.

Festival Hari Ibu 2024 di Kota Tua Jakarta menjadi bukti nyata apresiasi dan penghormatan kepada perempuan Indonesia. Berbagai kegiatan yang menarik dan inspiratif, festival ini mengingatkan kita akan peran penting perempuan dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Lanjutnya, Kegiatan cuci kaki ibu menjadi simbol yang kuat untuk menunjukkan rasa hormat dan kasih sayang kepada para ibu. Semoga ke depannya, kegiatan ini dapat terus dipromosikan dan diimplementasikan di berbagai daerah, sehingga nilai-nilai luhur penghormatan kepada ibu dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang, tutupnya. (Ali/Red)

Baca Juga :  Ketentuan Lomba Bidar Tradisional HUT RI KE-80 Tahun 2025 Di Kayuagung Berubah Hingga Melawan Arus