Seorang Ayah Tewas Ditangan Anak Kandungnya Saat Melerai Pertikaian Dengan Kades Muara Penimbung Ilir Indralaya OI

Halokantinews.com.Ogan Ilir – Diduga karena gelap mata, seorang ayah kandung menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh anak Kandungnya sendiri dengan beberapa luka tusuk. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Desa Muara Penimbung Ilir Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir  pada Minggu siang, 11 Oktober 2026.

Pelaku Aksi penganiayaan berat berujung pembunuhan tragis mengguncang warga setempat ini diketahui pria berinisial A (30), warga Desa Muara Penimbung Ilir yang tidak memiliki pekerjaan tetap melakukan aksi brutal yang menyebabkan ayahnya kandungnya sendiri tewas mengenaskan dan Kepala Desa terluka parah.

Atas kejadian tersebut pihak Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir bergerak cepat. Di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Rio Pranata Tarigan, S.TrK, SIK, MH, dan Kanit Pidum Ipda Abriansyah, SH, bersama Tim Resmob Pidum Satreskrim Polres Ogan Ilir langsung mengamankan tersangka Antoni guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari laporan resmi kepolisian, peristiwa berdarah ini bermula sekitar pukul 13.30 WIB. Secara tiba-tiba, tersangka Antoni mendatangi kediaman Kepala Desa Muara Penimbung Ilir, yakni Sdr. N.

Tanpa basa-basi dan diduga kuat dipicu emosi atau motif yang masih didalami, A langsung mencabut senjata tajam jenis pisau bergagang coklat yang diselipkannya di pinggang.
Dengan menggunakan satu tangan, tersangka menghujamkan pisau tersebut ke arah punggung sebelah kiri Kades berinisial N. Serangan mendadak ini membuat korban tidak sempat membela diri hingga menderita luka yang cukup parah.

Keributan di rumah Kepala Desa ini rupanya terdengar oleh Sdr. Saropi, yang tak lain merupakan ayah kandung tersangka sendiri. Sebagai orang tua, Saropi bergegas menuju lokasi dengan niat baik untuk melerai serta berupaya merebut senjata tajam dari tangan anaknya yang sedang mengamuk.
Namun malang tak dapat ditolak, A yang tampaknya sudah gelap mata justru berbalik menyerang sang ayah.

Baca Juga :  Bupati OKI Berikan Santunan Pada Peringatan Nuzulul Qur'an Di Masjid Agung Sholihin Kayuagung

Tanpa belas kasihan, tersangka menghujamkan pisau tersebut berkali-kali ke arah punggung sebelah kanan ayah kandungnya sebanyak tiga kali.
Setelah serangan membabi buta itu berakhir, warga sekitar yang menyaksikan insiden mengerikan tersebut langsung bergerak cepat membawa kedua korban, baik Saropi maupun N, ke Rumah Sakit Ar-Royan untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.