Diduga Tidak SOP Proyek Siluman Buang Ribuan Kubik Gulma dan Endapan Tanah Berlumpur Di Sungai Komering Kayuagung

Halokantinews.com.OKI – Diduga tidak memperhatikan Standar Operasional Prosedur Pembersihan Sungai Komering Kayuagung dari gulma dan endapan tanah berlumpur di tengah bantaran Jembatan Komering Kayuagung kurang lebih ribuan kubik sejak minggu kedua bulan Agustus 2026 hingga kini menjadi perhatian serius.

Betapa tidak, gulma dan endapan tanah berlumpur/tanah padat sejak puluhan tahun mengendap tersebut dibersihkan tanpa diangkut atau ditaruh di kiri atau kanan pinggir sungai melainkan dibuang begitu saja di Sungai tersebut.

Hal ini menimbulkan berbagai pertanyaan? Apakah memang demikian SOP pekerjaan yang dilakukan berdasarkan kontrak yang berlaku antara penyedia dengan pelaksana kegiatan, dan proyek tersebut apakah Normalisasi Sungai, Pemeliharaan Rutin atau dari Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (BBWS Sumatera VIII) ?

Dari pantauan awak media ini dilapangan, pembersihan Sungai Komering Kayuagung tersebut sejak pertengahan bulan Agustus 2026 lalu.

Pelaksanaan pekerjaan dilapangan oleh pihak pelaksana dilakukan pada siang hari maupun malam hari.

Gulma atau rumput liar beserta endapan tanah berlumpur bercampur pasir diratakan dan dibuang ke sungai dan tidak ditaruh kesamping kanan kiri pinggir sungai.

Akibatnya, masyarakat sekitar yang biasa mandi di tengah Sungai Komering Kayuagung tidak lagi ke sungai tersebut, karena selain air yang semula berada diatas pasir dan tidak berlumpur kini malah menjadi dangkal dan berlumpur.

Baca Juga :  Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Pantau Harga Bahan Pokok  Halokantinews.com.OKI